CARA MENGGUNAKAN, MEMBERSIHKAN & STERILISASI ALAT BEKAM

June 27th, 2012 by adminbekam Leave a reply »

Dalam Proses bekam banyak hal yang harus diperhatikan, kali ini saya akan membahas cara membersihkan alat bekam, cara menggunakan alat bekam, cara mensterilkan alat bekam, cara penggunaan alat bekam, cara merawat alat bekam. Seperti diketahui dalam proses bekam ada standart SOP (Standart Off Prosedure). Bekam adalah pengobatan Islam, yang tak luntur masa. Jadi bekam juga bisa disebut moderen asal sterilisainya juga bagus. Jadi tidak dikawatirkan adanya penularan virus (penyakit). Dan untuk pasien dengan penyakit tertentu maha harus membeli alat bekam sendiri, misal Hepatitis atau HIV AIDS.

Cara mensterilkan Alat bekam Sederhana :

  1. Rendam kop bekam, ujung pena bekam kedalam air 10 menit.
  2. Bilas dengan air bersih mengalir.
  3. Bersihkan dengan sabun (colek, cuci piring) dengan bentuan kuas.
  4. Bilas ulang dengan air mengalir.
  5. Keringkan dengan panas matahari atau alat pemanas khusus.

Cara Sterilisasi /membersihkan alat bekam Menengah:

  1. Masukkan kop/gelas bekam yang sudah digunakan ke dalam panci.
  2. Rendam kop dengan air dan jangan lupa masukkan 4 – 7 butir beras.
  3. Nyalakan kompor gas dan mulailah merebus seluruh kop.
  4.  Angkat panci rebusan kop setelah ke-4/ ke-7 butir beras mentah yang tadi direbus menjadi     matang (biasanya 10-15 menit).
  5. Cuci seluruh kop dengan menggunakan sabun pencuci piring seperti sunlight atau yang lainnya.
  6. Keringkan seluruh kop.
  7. Semprotlah dengan larutan alkohol 70% dan lap.

Cara Sterilisasi alat bekam khusus:

  • Bersihkan darah yang menempel di cup menggunakan cairan Hydrogen Piroxyde (H2O2) dengan kadar 3%.
  • Pembersihan alat bekam dengan air mengalir.
  • Rendam alat bekam dengan cairan desinfektan NaOCl (chlorin) dengan kadar 5%, perbandingan 1 : 9.
  • Pengeringan instrumen bekam di lemari khusus.
  • Sterilisasi alat bekam dengan menggunakan alat khusus ( Dry sterilizing electric), dengan pemanasan antara 120 derajat Celcius hingga 200, tergantung jenis alat yang disteril dan tempo sterilisasi.
  • Kasa steril, kapas steril dan cup setril dimasukkan di sterelizing drums – tromol steril.
  • Ruang Bekam dilengkapi dengan lampu UV, yang akan dihidupkan secara periodik

Demikian cara merawat alat bekam, jadi bisa anda lakukan sesuai dengan keadaan masing-masing. Dalam agama tidak ada penyakit yang menular, yang ada itu wabah yang menular. Orang tidak akan tertular penyakit jika Imunitasnya kuat. Ada kaidah agama “Jangan engkau persulit, permudahlah” (hadits). Sekalipun demikian, sterilisasi adalah hal penting, karena BEKAM, sebagaimana AGAMA ISLAM, adalah untuk digunakan sampai akhir zaman.

Oleh Pusat jual alat bekam Surabaya.
Jual : Alat bekam, Jarum Bekam, Pena Bekam., Mesin Bekam, Buku Bekam
SMS : 0857.3366.3333
Alamat : Surabaya
Website : www.alatbekam.net

Incoming search terms:

cara membersihkan alat bekam (111),cara mensterilkan alat bekam (33),cara menggunakan alat bekam (33),cara mencuci alat bekam (31),cara kerja alat bekam (21),membersihkan alat bekam (20),fungsi beras untuk mensterilkan bekam (4),cara merawat alat bekam (3),cara membersihkan kop bekam (3),h2o2 buat sterilisasi (3),cara membersihkan alat bekam yg benar (3),cara cuci barang bekam (2),cairan h2o2 buat steril (2),cara membersihkan alat bekam kanzhu (2),apakah alat kop bisa menularkan penyakit (2),Pembersihan alat bekam (2),cara mencuci piring dan gelas bekas hiv (2),cara nyuci alat bekam (2),harga alat sterilisasi bekam (2),cara-cara mencuci cawan bekam (2),cara sterilisasi alat bekam (2),SOP bekam steril (2),cara sterilisasi gelas bekam (2),harga alat steril bekam di surabaya (1),jual alat steril bekam (1),membersihkan alat dengan alkohol (1),membersihkan alat bekam yang terkena darah (1),sterilkan jarum bekam dari hiv (1),kaedah basuh bekas bekam (1),teori cara mencuci darah (1),jual alat pembersih bekam (1),fungsi tromol alat bekam (1),h2o2 bekam (1),sterilisasi peralatan bekam (1),harga tromol untuk bekam (1),mencuci alat harus pakai alkohol (1),steril alat cup (1),sop sterilisasi alat (1),Sterilisasi Alat (1),sterilisasi alat bekam (1),sistem kerja alat bekam (1),rendam alat menggunakan alkohol (1),Perawatan alat setelah d gunakan bekam (1),perawatan alat bekam (1),peralatan belam sesuai standart ABI (1),Penggunaan Sterilisasi pesihfektan (1),pembersih kop bekam (1),mesin sterilizer untuk alat-alat medis cara penggunaan (1),merawat alat bekam (1),sterilisasi standar alat bekam (1),sterilizer alat bekam (1),mencuci bekam (1),steril gelas bekam (1),desinfektan untuk bekam (1),cara membersihkan alat cop setelah bekam biar steril (1),alat cara mensterilkan kain kasa (1),cara membersihkan alar bekam supaya steril (1),cara memakai alat bekam untuk penyakit (1),cara memakai alat bekam kepala (1),cara kerja sterilisasi menggunakan h2o2 (1),Cara bersihkan jarum bekam (1),cara basuh alat bekam (1),cairan untuk pen steril bekam (1),cairan menstirilkan alat bekam (1),cairan mensterilkan alat (1),cairan kolesterol hasil bekam (1),bagaimana mencuci darah alat bekam (1),apakah jarum bekam bisa menularkan penyakit? (1),apakah hand pump bekam bisa menularkan penyakit (1),alkohol buat bekam (1),cara membersihkan cup bekam (1),cara membersihkan cup sehabis bekam (1),cara sterilisai alat (1),cara steril alat bekam (1),cara pakai cup bekam (1),cara operasikan alat bekam electrik (1),cara menseterilkan alat menggunakan sinar-x (1),cara merawat kop buat bekam (1),cara merawat cop bekam (1),Cara menyeteril alat bekam (1),cara menterilkan cup bekam (1),cara mensterilkan jarum beksm (1),cara mensterilkan cup bekam (1),cara mensterilkan alat bekam setelah dipakai (1),cara menseterilkan cairan (1),Cara menggunakan mesin sterilizer untuk mensterilkan kop (1),cara membuang darah di alat bekam (1),cara membersihkan slat bekam (1),alat pembersih alat bekam (1)
Advertisement

1 comment

  1. Erfan says:

    Rendam kop dengan air dan jangan lupa masukkan 4 – 7 butir beras..

    Kenapa dan ada apa dengan berasnya mastaa..? Gimana cara detailnya dan apa tujuanya..? mohon pencerahan massta..

Leave a Reply